Hasmipeduli.org

Sumber Kesesatan: Pengakuan Bertemu Nabi dalam Keadaan Sadar

Gambar. Pengakuan Bertemu Nabi - www.hasmipeduli.org

Pengakuan Bertemu Nabi ﷺ dalam Keadaan Sadar

Keyakinan ini mereka ambil berdasarkan hikayat-hikayat dusta yang berasal dari tokoh-tokoh tarekat Sufiyah. Sebagai contoh, asy-Syazali berkata: “Aku  pernah melihat Rosululloh ﷺ lalu beliau berkata kepadaku tentang diri beliau, ‘Aku sebenarnya tidaklah mati. Kematianku sekarang ini hanyalah sebagai persembunyianku dari orang-orang yang tidak mengerti tentang Alloh ﷻ.’ Maka akupun melihat beliau dan beliaupun melihat aku.”

Bahkan dengan tegas ia membawakan sabda Nabi ﷺ dengan dusta bahwa barangsiapa yang tidak percaya dengan pertemuan dirinya dengan beliau, kemudian ia mati, maka ia mati dalam keadaan sebagai seorang Yahudi, Nasroni atau Majusi.

Sedekah Beras untuk Santri, Yatim dan Dhuafa

Kisah-kisah yang mereka ceritakan ini mengandung beberapa perkara yang batil, di antaranya:

  1. Jasad Rosululloh ﷺ yang telah dikubur dapat kembali ke alam dunia.

Keyakinan mereka bertentangan dengan ayat berikut ini.

Alloh ﷻ berfirman:

وَمِن وَرَآئِهِم بَرۡزَخٌ إِلَىٰ يَوۡمِ يُبۡعَثُونَ 

“… Di belakang orang-orang yang sudah mati terdapat dinding pemisah antara alam kubur dengan alam dunia sampai hari mereka dibangkitkan.” (QS. al-Mu’minun [23]: 100)

  1. Bahwa Rosululloh ﷺ sekarang ini belum wafat.

Keyakinan mereka bertentangan dengan ayat berikut ini.

Alloh ﷻ berfirman:

إِنَّكَ مَيِّتٞ وَإِنَّهُم مَّيِّتُونَ 

“Sesungguhnya engkau (Muhammad) akan mati dan merekapun akan mati pula.” (QS. az-Zumar [39]: 30)

Kedua perkara ini cukuplah sebagai bukti tentang sikap berlebihan mereka terhadap pribadi Rosululloh ﷺ.

Ketika keyakinan mereka ini mulai tersingkap, maka muncullah beragam penafsiran dalam mengaburkan maksud kalimat “melihat Rosululloh ﷺ dalam keadaan terjaga”. Di antara mereka ada yang mengatakan bahwa Rosululloh ﷺ bisa dilihat dengan menjelma sebagai seorang syaikh tarekat mereka. Sebagian mereka menafsirkan bahwa Rosululloh ﷺ bisa dilihat dengan mata batin bukan dengan mata kepala. Sebagian mereka ada yang mengatakan bahwa Rosululloh ﷺ bisa dilihat dalam keadaan antara tidur dan jaga atau yang dilihat itu adalah ruh beliau bukan jasadnya.

Ternyata keyakinan ini yang sebenarnya telah tersingkap kebatilannya dijadikan kaum Sufi sebagai salah satu jembatan untuk memunculkan ajaran-ajaran baru yang belum pernah diajarkan Rosululloh ﷺ di masa hidup beliau.

(Pengakuan Bertemu Nabi)

Baca Artikel Lainnya!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lengkapi amal baik anda hari ini dengan sedekah jariyah bersama HASMI

Hubungi Kami
Hubungi Kami
Terimakasih Telah Menghubungi Kami..!!
Ada yang bisa kami bantu?..